Rabu 25 Juni 2008, kemarin tim media MJF sempat berbincang santai dengan seorang mantan Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya, Edy Mulyono. Kini Edy bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi di Malang. Mas Edy, begitu akrab dipanggil, bercerita tentang perkembangan jazz era tahun 90-an. Utamanya di kampus-kampus. Dari sekelumit cerita itu, Edy menyampaikan jazz di Malang, utamanya di kampus-kampus tumbuh subur dulu. Bahkan pernah digelar event jazz bertajuk Jambore Jazz Kampus (JJK) di Unibraw. Edy sempat lupa mulai kapan JJK digelar, yang jelas tahun 90-an, JJK sudah tergelar ke enam kalinya. Sayang, gelaran itu tidak berlanjut hingga sekarang. Sebenarnya banyak hal yang ingin diungkap dari Edy, tapi karena terbatasnya waktu bertemu akhirnya cerita ini belum berlanjut.
Jazz di Malang, utamanya di kampus-kampus tumbuh subur dulu. Bahkan pernah digelar event jazz bertajuk Jambore Jazz Kampus (JJK) di Unibraw.
Kata Edy, FIA Unibraw memang fakultas yang kali pertama mengawali bikin gelaran jazz. Bahkan beberapa grup seperti halmahera pernah tampil di Unibraw. Bahkan, dulu setiap fakultas memiliki grup-grup band jazz. Sayang cerita ini belum tersambung dengan lengkap. Karena itu, siapapun anda dan dimanapun anda yang pernah ‘terlibat’ dalam event itu bisa memberikan ‘cerita’ di blog ini. Tujuannya, adalah tidak sekedar bernostalgia, tapi memberikan inspirasi bahwa Malang memang tempat tumbuh kembang jazz sejak dulu. Silahkan..



wah, baru tau. apresiasi terhadap musik jazz di malang ternyata memang sudah mulai sejak dulu. sampai ada event sekeren itu segala.
btw, saya googling ttg jambore jazz kampus juga nggak dapet tuh. bener2 terlupakan sepertinya ya? sayang banget
Yeah… my father said “doeloe Malang musik jazz sangat berkembang, era 80′ to 90′an, en suka bawain musik2 jazz yang pada ngetop er jadul, dari era musiknya Dian Pramana Poetra, Dedi Dhukun, Malyda sampe Halmahera en Humania…
Wah bangga neh!!
Gum>>
btw, saya googling ttg jambore jazz kampus juga nggak dapet tuh. bener2 terlupakan sepertinya ya? sayang banget
Reply>>
Yah maklum udah termakan ma zaman…
usul….
untuk mengingatkan malang yang sebetulnya dulu pernah menjadi musik indonesia…salah satu gedung bersejarahnya PULOSARI…..gimana kalau ada PULOSARI ATRIBUT
dengan tajuk MALANGnya musik indonesia
khabarnya emerald,krakatau,ama indralesmana serta yopie item pernah perform disitu,,….
yopie item sempet terharu main digedung ini,…..
kataya sih gitu,…..
Sayang juga kalau JJK ‘tenggelam’. sekadar berbagi pengalaman saja, umumnya untuk mempertahankan sebuah event musik, terutama yang contentnya JAZZ, perlu ‘touch’ tersendiri. Tidak seperti meng-handle musik pop, rock, heavy metal, atau dangdut.
Jazz tidak mudah dijual! itu image yang muncul pertama. Makanya tak banyak sponsor yang mau membuka koceknya lebar-lebar untuk jazz. sayang sekali.. coba saja kalau mereka tahu betapa ‘intelek’nya jazz music, betapa sophisticated jazz (kalau mau dipelajari…) dll dll.
Rahasia untuk membuat event jazz itu lebih lama bertahan, sebetulnya hanya satu: keep it small but meaningful.
Kalau konsep ‘small is beautiful’ itu sudah dimengerti oleh semua kalangan, pasti jazz event akan lebih lestari.
Nah, ada yang mau mencoba mempraktekkan konsep ini? Kalau perlu bantuan, saya siap membantu dengan catatan, saya baru available setelah tanggal 18.8.08.
Salam dari Stuttgart!
Halo Rek,
urun rembug yo..
mungkin aku sing salah satu “digoleki” edy mulyono.. ehehehe
dulu mas Edy sempat menjadi skeretaris di acara Jambore Jazz Kampus 4 FIA UNIBRAW (kebetulan aku sing dadi ketua-ne.. sempat rugi, ngijoli sepeda motor barang, ehahah. tapi gak po-po.. jenenge perjuangan mesti onok sing di korban-o)
aku sdh sempat ngobrol sama teman-2 ‘se ide’
mas Danar, abah Munif, juga mas Panjul (sekarang menjadi salah seorang organizer di JKt, yg pernah di kelola antara lain Indra Lesmana dll.)
intinya aku siap nek onok acara2 sejenis, cuma karena waktuku tidak sebebas dulu.. jadi mohon konfirmasi jauh2 hari yo..
suwun-suwun rek..
[...] Mencari Jejak JJK FIA Unibraw Rabu 25 Juni 2008, kemarin tim media MJF sempat berbincang santai dengan seorang mantan Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya, Edy Mulyono. Kini Edy bekerja di sebuah perusahaan telekomunikasi di Malang. [...]
Pada tahun 80an Kampus Brawijaya identik dengan Jazz. Dulu group band yg main Jazz di Brawijaya adalah Grey FIA pimpinan Sdr. Kiki Wenda ( FIA ), dan HOME BAND Brawijaya (Unit Aktivitas Band Brawijaya yang dibentuk pada sekitar thn 80-82an).
Home Band Brawijaya sebagai induk kegiatan Band bertempat di Student Centre. Alat2 pada awalnya hanya Drum Tama, perkusi, electone Yamaha kuno, Bass Guitar & Melody merek Gibson.
Sekitar tahun 86 dibentuk Pengurus baru dari Ketua Sdr. Fitrah ke Wibisono (FE), diperkuat Petri Oktavianus (FE) & Herry Wibowo (FH) pada Keyboard), Harsono (FIA) pada bass dan Putut Pramono (FT), Novi (FH) pada drum.
Tahun 88 generasi baru mulai masuk, : Nurhadi (FT) pada bass, Ony (FT) Giutar, Riyadh (FH) & Bernard (FIA) pada vocal & perkusi, Hendro (FIA) pada flute.
Vokalis pada waktu itu antara lain Inang (FIA),
dan thn 88 masuklah SIsca ( ex backing vocal KLA Project).
Pada saat ini peralatan Home Band mulai canggih (milik pribadi personel) mulai dari DX-7, Jupiter JX, D-50,S-50 dan W-01 juga bbrp sound module termasuk penggunaan PC.
Musik yg dimainkan pada tahun itu rata-rata adalah Fusion dari group Casiopea, Koinonia, UZEB, Yellow Jacket dll.
Sekali-kali juga mulai mencicipi Mainstream Jazz.
Sedangkan musik Indonesia kebanyakan berkiblat pada Krakatau & Karimata.
Pada saat itu Home Band merupakan group band Jazz yg cukup disegani di area Indonesia Bagian Timur, tahun 88 diundang juga ke Art Centre Bali main bareng bersama Krakatau.
Pada tahun 1987 adalah Home Band mengadakan acara Jazz dengan mengundang Krakatau. dan setelah itu cukup banyak group band dari Jakarta yg diundang antara lain Karimata, Emerald, Bubi Chen dll.
Acara rutin tahunan Home Band Brawijaya adalah Kharisma Musik Brawijaya, diadakan mulai tahun 1987-88an. Acara ini berlangsung sampai 93an…. stlh itu saya sdh tidak mengikuti lagi.
Apabila butuh info lbh lanjut mengenai Home Band Brawijaya bisa hub saya :
herrywibowo_subgp@yahoo.com
(personil Home Band Brawijaya 86 – 93, Ketua Unit Aktivitas Band Univeritas Brawijaya 89 – 92 )
Baca tulisan dari Herry wibowo. Saya jadi ingat, saya pernah di undang di acara jazz kampus. Taunnya saya lupa, tapi saya inget bintang tamunya dulu Emerald. Voc-nya Ricky Jo. Saya sendiri dari APRES ITB, main bass & flute.
Saya ingat juga, dulu anak2 brawijaya bawain lagu dari New York Voices, Now or Never. Oke banget..
Ada vokalisnya yang selalu saya cari dari dulu. Inang/Rina. Dimana dia sekarang ya?
Dia dulu nyanyi lagu I think About You Now, dari Gloria Estefan. Kalau Mas Herry tau alamatnya, tolong ke alamat email saya ya..
riszky.rach@gmail.com
stop discuss and just do the real move..saya and seven vibes group siap perform di mlg and siap “tempur” jika tmn2 semua memang ada niat untuk bergerak..salam Jihad!
lets move..my number 0815 73313 783..ciganjur jakarta selatan..
Saya jadi teringat waktu ikut main di jazz goes to campus…
suasananya asik dan terasa atmosfir jazz campus waktu itu. Dan rasanya masih terngiang di telinga ketika saya dan group (plus pemain biola yg sekarang sudah almarhum – Anung), Kami waktu itu membawakan salah satu karya dari UZEB…
Luar biasa…. kapan ya ada lagi…..
Bravo……..
Thx,
Ping Pradhana