* Catatan DJ Oko Tim Media MJF dari Dji Sam Soe JakJazz 2008 ’A Whole Lotta Jazz’ (1)
Pada hari pertama JakJazz Jumat 29 Nopember 2008, ratusan musisi jazz nasional dan internasional telah meramaikan delapan panggung megah yang tersebar di area indoor dan outdoor Istora Senayan – Jakarta; seperti Ray Harris & The Fusion Experience dari Inggris dan Kyoto Jazz Massive dari Jepang. Dari daftar musisi nasional, ada Idang Rasjidi & The New Generation, Oele Pattiselanno Trio feat. Dira & Chika Asamoto (kolaborasi Indonesia dengan Jepang) Devian feat. Dina Mariana, dan masih banyak yang lainnya.
Di hari kedua, JakJazz kembali dihujani karya-karya terbaik para musisi yang terlibat di dalamnya. Sebut saja Daniel Sahuleka (Belanda), DJ Shuya (Jepang), Indra Lesmana Reborn, Barry Likumahuwa Project feat. Benny Likumahuwa & Utha Likumahuwa, dan yang pasti special show dari Open Hands Project: Abraham Laboriel (AS).
JakJazz dibuka sekitar pukul 17.00 dengan menampilkan beberapa band jazz berbakat di Orion Stage, Community Stage, dan Welcome Stage. Mereka cukup apik membawakan beberapa komposisi jazz dengan menawarkan harmonisasi segar seperti The Doctor Band, Zinnia, La Belle,
Di area Jazz on Green, jazz lovers nampak terpukau oleh permainan trio gitar Agam Hamzah Accoustic Connection. Dilatarbelakangi dengan pelangi yang turun pasca hujan, trio gitaris akustik dan satu basis ini bermain sangat cantik. Dentingan senar gitar dan luwesnya jari mereka membuat kagum jazz lovers yang menikmati alunan gitar mereka. Agam juga menghadirkan penyanyi blues asal London, Sue Bennington, untuk berkolaborasi dengan membawakan lagu-lagu blues, yang perlahan membuat area Jazz on Green mengundang para jazz lovers untuk mampir dan melihat penampilan mereka.
Menyambut malam hari, festival ini terasa semakin meriah dengan penampilan dari musisi jazz yang sudah berpengalaman di panggung jazz. Salah satunya adalah penampilan dari Iga Mawarni yang menarik para jazz lovers untuk meramaikan area Amphitheatre, walaupun area tersebut dipenuhi dengan genangan air pasca hujan. Iga yang merupakan salah satu musisi senior jazz Indonesia menghibur ratusan jazz lovers dengan membawakan tujuh lagu. Performa atraktif juga ditampilkan oleh Boi Akih feat. Mieke Del Ferro (Belanda) yang membawakan lagu-lagu dengan bahasa Harukunese. Walaupun menggunakan bahasa yang kurang dimengerti oleh berhasil jazz lovers, sang vokalis yang mempunyai nama lengkap Monika Akihary ini memikat para jazz lovers di concert hall dengan suaranya yang khas.
in halnya di panggung skyline terrace. Permainan keyboard Ray Harris kembali memanjakan jazz lovers yang berada di area tersebut dengan beat dan rhytm yang kompleks namun masih ramah di telinga. Gayanya yang khas dan penuh improvisasi membuat para jazz lovers ikut bergoyang mengiringi alunan musik yang mereka mainkan. (**)


